Lowongan Network Engineer & System Administrator

-

Definisi Role Network & Infrastructure

Para profesional di bidang ini bertanggung jawab atas "jalan raya" data digital. Network Engineer merancang dan merawat konektivitas (Router/Switch), sementara System Administrator mengelola server tempat aplikasi berjalan. Peran ini sangat vital untuk menjaga uptime layanan digital dan keamanan data perusahaan dari serangan siber dasar.

Keahlian & Sertifikasi (Hard Skills)

  • Networking: Paham OSI Layer, Routing (OSPF/BGP), Switching, dan VPN.
  • Sertifikasi Wajib: Seringkali membutuhkan CCNA (Cisco) atau MTCNA/MTCRE (Mikrotik).
  • OS Server: Administrasi Linux (Ubuntu/CentOS) dan Windows Server.
  • Fisik: Kesiapan bekerja shifting atau on-call jika terjadi gangguan server di luar jam kerja.

Market Insights: Gaji & Karir

  • Range Gaji: IDR 5.000.000 - IDR 15.000.000.
  • Industri Kunci: Internet Service Provider (ISP), Perbankan, dan Data Center.

*Disclaimer: Estimasi gaji bervariasi tergantung tingkat sertifikasi, pengalaman kerja hands-on dan kesepakatan kerja.

People Also Ask (FAQ)

Apa bedanya Network Engineer dan IT Support?
IT Support menangani masalah user (laptop/printer), sedangkan Network Engineer menangani infrastruktur inti (kabel fiber, router pusat, server room).
Apakah sertifikasi Mikrotik laku di industri?
Sangat laku di Indonesia, terutama untuk perusahaan menengah (SMB) dan ISP lokal. Untuk perusahaan multinasional, sertifikasi Cisco (CCNA) lebih disukai.
Apakah pekerjaan ini bisa WFH?
Cenderung hybrid atau WFO (Work From Office), karena sering melibatkan interaksi fisik dengan perangkat keras di ruang server.
Lebih banyak lowongan akan segera hadir. Segera daftarkan email Anda agar lowongan terbaru dapat segera Anda dapatkan!