Lowongan Kerja Data Analyst & Data Science

-

Definisi Role Data Professional

Di era Big Data, perusahaan membutuhkan ahli yang bisa menerjemahkan angka menjadi strategi bisnis. Data Analyst fokus pada visualisasi dan pelaporan data historis, sementara Data Scientist menggunakan algoritma (Machine Learning) untuk memprediksi tren masa depan. Role ini menggabungkan keahlian statistik, pemrograman, dan pemahaman bisnis.

Keahlian Utama (Tech Stack)

  • Pengolahan Data: Menguasai SQL (Wajib) untuk menarik data dari database.
  • Bahasa Analisis: Python atau R untuk manipulasi data kompleks.
  • Visualisasi: Mahir menggunakan Tools seperti Tableau, PowerBI, atau Google Looker Studio.
  • Soft Skills: Storytelling—kemampuan menjelaskan hasil analisis yang rumit kepada manajemen awam.

Market Insights: Gaji & Karir

  • Entry Level (Analyst): IDR 7.000.000 - IDR 12.000.000.
  • Senior/Scientist: IDR 15.000.000 - IDR 30.000.000+.
  • Kebutuhan Industri: Sangat tinggi di Fintech, E-commerce, dan FMCG.

*Disclaimer: Estimasi gaji sangat bergantung pada kemampuan teknis (coding vs non-coding) dan kesepakatan kerja.

People Also Ask (FAQ)

Apakah Data Analyst harus bisa coding?
Setidaknya harus menguasai SQL. Kemampuan Python/R adalah nilai tambah besar yang membedakan Analyst junior dengan senior.
Jurusan kuliah apa yang cocok untuk Data Science?
Statistik, Matematika, Ilmu Komputer, dan Sistem Informasi adalah latar belakang pendidikan yang paling relevan.
Apa itu Portfolio Data?
Kumpulan proyek analisis yang pernah Anda buat (misalnya di Kaggle atau Github), menunjukkan kemampuan Anda mengolah data mentah menjadi insight.
Lebih banyak lowongan akan segera hadir. Segera daftarkan email Anda agar lowongan terbaru dapat segera Anda dapatkan!