Peran Vital Teknisi & Maintenance
Teknisi bertugas menjaga kelancaran operasional pabrik melalui perawatan preventif (Preventive Maintenance) dan perbaikan kerusakan (Corrective Maintenance). Peran ini membutuhkan pemahaman teknis mendalam tentang arus kuat/lemah, hidrolik, atau mekanikal mesin industri.
Keahlian Teknis (Hard Skills)
- Elektrikal: Paham diagram wiring, PLC (Programmable Logic Controller), dan instalasi arus kuat.
- Mekanikal: Pengelasan (Welding), bubut, dan perbaikan motor penggerak.
- Utility: Perawatan Chiller, Boiler, Kompresor, dan Genset.
Market Insights: Gaji & Tunjangan
Gaji teknisi seringkali lebih tinggi dari operator karena faktor keahlian khusus (skilled labor).
- Range Estimasi: Rp 5.000.000 - Rp 9.000.000 (Tergantung sertifikasi & pengalaman).
- Tunjangan Khusus: Insentif shift, tunjangan keahlian, dan asuransi kecelakaan kerja.
Disclaimer: Estimasi gaji bervariasi tergantung lokasi (UMK), skala industri dan kesepakatan kerja.
People Also Ask (Technical Trades)
-
Apa perbedaan Preventive dan Corrective Maintenance?
Preventive adalah perawatan terjadwal untuk mencegah kerusakan, sedangkan Corrective adalah perbaikan setelah mesin rusak (breakdown). -
Apakah Teknisi butuh sertifikasi K3?
Sangat disarankan, terutama Sertifikasi K3 Listrik atau Operator Boiler/Genset dari Kemnaker/BNSP. -
Lulusan apa yang dicari untuk posisi Teknisi?
SMK Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, atau Mekatronika.