Mengenal Profesi Operator Produksi
Operator Produksi adalah ujung tombak dalam sektor manufaktur Indonesia. Peran ini bertanggung jawab menjalankan mesin, merakit komponen, dan memastikan target output harian tercapai sesuai standar kualitas (Quality Control). Posisi ini sangat diminati di kawasan industri seperti Cikarang, Karawang, dan Tangerang.
Kompetensi & Syarat Utama (Entry Level)
- Kondisi Fisik: Sehat jasmani (Medical Check-Up/MCU sering menjadi syarat wajib).
- Pendidikan: Minimal SMA/SMK (diutamakan jurusan Teknik Mesin/Elektro/Otomotif).
- Disiplin Shift: Bersedia bekerja dengan sistem shift (Pagi, Sore, Malam).
- Skill Teknis: Pemahaman dasar 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dan K3 Dasar.
Market Insights: Gaji & Karir
Di Indonesia, gaji Operator Produksi sangat bergantung pada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat.
- Estimasi Gaji: Rp 4.500.000 - Rp 6.000.000 (Area Jabodetabek/Karawang).
- Komponen Gaji: Gaji Pokok + Tunjangan Makan/Transport + Uang Lembur (Overtime).
Disclaimer: Estimasi gaji bervariasi tergantung lokasi (UMK), golongan sektor industri, kesepakatan kerja, dan kepatuhan perusahaan terhadap UU Cipta Kerja.
People Also Ask (Seputar Operator Produksi)
-
Apa tugas utama Operator Produksi?
Menyiapkan material, mengoperasikan mesin produksi, menjaga kualitas produk, dan melaporkan kendala teknis kepada Leader/Foreman. -
Apakah Operator Produksi butuh pengalaman?
Sebagian besar lowongan entry-level tidak mewajibkan pengalaman, namun lulusan SMK Teknik memiliki nilai tambah. -
Apa itu sistem kerja shift di pabrik?
Biasanya terbagi menjadi 3 shift (masing-masing 8 jam) atau 2 shift long-hours, dengan rotasi mingguan atau bulanan.