Lowongan Marketing Property & Sales Perumahan (Komisi Besar)

-

Karir Penjualan di Sektor Properti

Marketing Property adalah ujung tombak industri Real Estate. Peran ini tidak hanya tentang menjual rumah, tetapi juga menjadi konsultan bagi calon pembeli mengenai investasi, lokasi, dan proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Peluang penghasilan di bidang ini tidak terbatas (unlimited income) melalui skema komisi.

Kunci Sukses & Persyaratan

  • Digital Savvy: Mampu memanfaatkan Marketplace Properti, Facebook Ads, dan Instagram untuk mencari leads potensial.
  • Product Knowledge: Memahami spesifikasi bangunan, legalitas (SHM/HGB), dan simulasi cicilan bank.
  • Database Management: Rajin melakukan canvassing dan follow-up database calon pembeli (hot prospects).
  • Komunikasi: Kemampuan negosiasi dan persuasi yang kuat untuk meyakinkan klien melakukan booking fee.

Market Insights (Skema Penghasilan)

Pendapatan terdiri dari Gaji Pokok (biasanya UMR atau transport) + Komisi 0.5% - 3% dari harga unit properti.

Disclaimer: Untuk peran Freelance Agent, biasanya tanpa gaji pokok namun komisi bisa mencapai 2.5% - 5% per unit terjual (Ratusan juta rupiah per tahun). Hal ini juga bergantung pada kesepakatan kerjasama.

People Also Ask (Seputar Sales Properti)

Apakah Marketing Property ada gaji pokoknya?
Untuk "In-house Sales" (karyawan developer), biasanya ada gaji pokok bulanan. Namun untuk "Property Agent" (Broker), penghasilan murni berbasis komisi penjualan.
Apa itu Closing Fee?
Closing Fee adalah bonus uang tunai yang langsung cair saat marketing berhasil membuat konsumen membayar Booking Fee atau DP, di luar komisi utama.
Apakah harus punya pengalaman jualan?
Tidak mutlak. Banyak developer menyediakan training lengkap mengenai cara jualan dan pengetahuan produk bagi pemula (fresh graduate) yang memiliki semangat tinggi.
Lebih banyak lowongan akan segera hadir. Segera daftarkan email Anda agar lowongan terbaru dapat segera Anda dapatkan!