Drafter: Arsitek Digital Dunia Manufaktur
Drafter menerjemahkan ide insinyur dan kebutuhan klien menjadi gambar teknis presisi yang siap diproduksi. Di era Industri 4.0, peran ini sangat bergantung pada software digital dan seringkali menawarkan fleksibilitas kerja (Remote/Hybrid) dibandingkan staf pabrik lainnya.
Software & Kompetensi Digital
- Software Wajib: AutoCAD (2D), SolidWorks (3D), Catia, atau Autodesk Inventor.
- Kemampuan Analitis: Membaca gambar teknik, toleransi ukuran (GD&T), dan estimasi material (Bill of Materials).
- Portofolio: Kemampuan menunjukkan hasil render atau blueprint sebelumnya adalah nilai utama.
Market Insights: Prospek Karir
- Range Estimasi: Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000 (Tergantung kompleksitas software).
- Tren Freelance: Banyak Drafter bekerja berbasis proyek untuk bengkel fabrikasi atau konsultan teknik.
Disclaimer: Estimasi gaji bervariasi tergantung lokasi (UMK) dan status kontrak (Full-time vs Freelance).
People Also Ask (Digital Industrial)
-
Apa bedanya Drafter dan Desainer Produk?
Desainer Produk fokus pada estetika dan fungsi awal, Drafter fokus pada spesifikasi teknis agar produk bisa diproduksi massal. -
Apakah Drafter bisa bekerja dari rumah (WFH)?
Ya, selama memiliki perangkat komputer dengan spesifikasi tinggi yang mendukung software CAD. -
Software apa yang paling banyak dicari industri otomotif?
CATIA dan SolidWorks adalah standar industri otomotif dan penerbangan.